Senin, 23 November 2015

Protokol yang Bekerja dalam Proses Emai


Dalam kehidupan sehari-hari tentunya internet bukanlah hal yang asing bagi kita. Banyak pekerjaan yang dapat menjadi lebih mudah jika kita dapat mengenal internet. Dalam internet sendiri, untuk saling berkomunikasi dan berinteraksi, baik client-dengan client, client dengan server,dan server dengan server kita memerlukan suatu layanan internet yaitu email.Tentunya tidak banyak orang yang tahu juga bagaimana proses pengirimannya?Nah, untuk itu langsung saja saya akan jelaskan proses emailnya, tapi terlebih dahulu saya jelaskan mengenai protokol-protokol email yang sangat berperan penting . Protokol itu adalah:

1. POP3 (Post Office Protocol) merupakan protokol pengelola email. 
Fungsi POP 3 adalah mengelola emai yang disimpan di POP3 server lalu dapat di ambil dan di teruskan ke client atau dihapus atau tidak dihapus ke client., selain itu POP3 juga meneruskan data packet dari server kemudian diambil oleh client. Protokol POP3 dibuat karena desain dari sistem email yang mengharuskan adanya email server yang menampung email untuk sementara sampai email tersebut diambil oleh penerima yang berhak. Kehadiran email server ini disebabkan kenyataan hanya sebagian kecil dari komputer penerima email yang terus-menerus melakukan koneksi ke jaringan internet. 

2. SMTP (Simple Mail Transfer Protocol) merupakan protokol yang mengatur transport email. 
Fungsi SMPT adalah mengkoneksikan dengan cara mengirimkan pesan dari suatu srver ke server lain (tujuan). Jika berhasil, maka akan mendapat balasan authentikasi dari server tujuan. Selain itu SMTP juga memberikan pesan antar server sebelum email dikirim. 

3. IMAP (Internet Mail Application Protocol) merupakan protokol pengelola email. Fungsinya adalah mengelola email yang disimpan di server, kemudian email tersebut di ambil oleh client, selain itu IMAP juga meneruskan packet data.Kemampuan ini jauh lebih baik daripada POP (Post Office Protocol) yang hanya memperbolehkan kita mengambil/download semua pesan yang ada tanpa kecuali. IMAP adalah suatu  protokol yang umum digunakan untuk pengiriman surat elektronik atau email di Internet. Protokol ini gunakan untuk mengirimkan data dari komputer pengirim surat elektronik ke server surat elektronik penerima. Untuk menggunakan SMTP bisa dari Microsoft Outlook. biasanya untuk menggunakan SMTP di perlukan settingan : 
1. Email Address : contoh —> anda@domainanda.com 
2. Incoming Mail (POP3, IMAP or HTTP) server : mail.doaminanda.com 
3. Outgoing (SMTP) server : mail.domainanda.com 
4. Account Name : anda@domainanda.com 
5. Password : password yang telah anda buat sebelumnya 

Gambar Ilustrasi Proses pengiriman Email 

Pada ilustrasi diatas Siti memiliki alamat email siti@a.id menulis email nya di komputer menggunakan Thunderbird atau Evolution. Pada kolom To: dia ketikkan alamat tujuan yaitu hendra@b.id. Setelah siti menekan tombol send, email yang dikirim langsung menuju ke mesin SMTP server milik ISP 1 yang bernama smtp.a.id.

Pada server smtp.a.id menerima email dari siti (siti@a.id) yang ditujukan kepada hendra (hendra@b.id). Server mengecek smtp.a.id mencek alamat email tujuan yaitu hendra.@b.id. Mesin server smtp.a.id membutuhkan informasi ke server mana email untuk mesin.b.id harus ditujukan. Untuk memperoleh informasi tersebut tentang domain b.id. 

Kemudian pada mesin Name Server ns.b.id memberitahukan mesin smtp.a.id bahwa semua email yang ditujukan kepada b.id harus dikirim kepada mesin smtp.b.id.Setelah memperoleh jawaban dari ns.c.id bahwa email harus dikirm ke mesin smtp.b.id maka mesin smtp.a.id berusaha untuk menghubungi mesin smtp.b.id.Setelah mesin smtp.b.id berhasil dihubungi, mesin smtp.a.id mengirimkan teks email dari Siti (siti@a.id) yang ditujukan kepada Hendra(henra@b.id) ke mesin smtp.b.id 

Hendra (hendra@b.id)yang sedang menjalankan perangkat lunak pembaca email dan mengambil email tersebut dari eail server smtp.b.id barulah email dari Siti (siti@a.id) dapat diunduh melalui PC hendra dan di tampilkan isi emailnya. 

E-mail disampaikan oleh mail client (MUA, mail user agent) ke mail server (MSA, mail submission agent) menggunakan SMTP pada port 587 atau menggunakan traditional port 25. Dari sini, MSA mengirim mail tersebut ke mail transfer agent miliknya (MTA, mail transfer agent). MTA batas harus menemukan host target, dengan menggunakan DNS untuk mencari mail exchange record (MX record) untuk domain penerima. MX record yang kembali berisi nama dari host target. MTA selanjutnya menghubungkan ke exchange server sebagai SMTP client. Ketika MX target menerima pesan yang masuk, akan ditangani oleh mail delivery agent (MDA) untuk pengiriman pesan secara local. 
http://tutikerna2912.blogspot.co.id/2015/11/protokol-yang-bekerja-dalam-proses-email.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar